Google Plus – Jejaring Sosial Baru

315 views

Google sebagai raja mesin pencari dunia  telah meluncurkan inovasi terbaru, Jejaring Sosial Baru Google Plus yang memungkinkan pengguna untuk berbagi link dan video mulus. Sudah mendapatkan lebih dari 7 juta pengguna, diperkirakan mencapai 20 juta pada akhir akhir pekan. Selain banyaknya media yang setiap detik memberikan kabar adanya Google Plus, misi utama kehadiran jejaring sosial milik google ini adalah untuk menjatuhkan Facebook yang menyatakan bahwa pengguna mereka hingga sekarang ini mencapai kurang lebih 700 juta pengguna di dunia. Google plus sebenarnya adalah usaha kesekian Google untuk melawan Facebook setelah sebelumnya mencoba menelurkan Google wave, Google buzz dan Orgut namun hal tersebut sepertinya sia-sia karena respon pengguna internet sangat minim dan nampaknya masih lebih setia menggunakan Facebook daripada produk-produk Google tersebut. Nah bagaimana dengan Google Plus ini?

Google Plus

“Kami ingin memperbaiki pengalaman berbagi di Internet sebelumnya,” kata engineer senior Google, Vic Gundotra, seperti dikutip dari Bangkok Post, Rabu 29 Juni 2011.

Google plus ini mirip dengan Facebook. Para penggunanya bisa menulis status di Google Plus, mengunggah foto dan tautan, seperti yang biasa dilakukan di Facebook. Bedanya, menurut Gundotra, Google Plus (Google+) bisa memisahkan anggota di jejaringnya dengan kelompok-kelompok. Misalnya, kelompok kerja dan kelompok rekan kerja.

“Sebab tidak semua hubungan kita sama. Seperti hubungan kita dengan bos pasti berbeda dengan hubungan kita dengan orang tua kita,” katanya. Gundotra menjelaskan, Facebook banyak dikritik soal kelompok-kelompok itu. Banyak status pengguna yang tak ingin dilihat oleh seseorang di jaringannya. Namun sekarang Google Plus sudah menyediakan fitur tersebut. Oleh karena itu, lanjutnya, Google memecahkannya dengan membuat Google Plus ( Google+ ) yang memudahkan pengguna memisahkan anggota di jaringannya dalam kelompok berbeda sesuai kepentingan masing-masing. Peluncuran Google Plus (Google+) ini menjadi pertaruhan Google untuk masuk ke pertarungan jejaring sosial. New York Times menulis Google+ sepertinya terlambat masuk ke kancah ini.

Menurut datacomScore, pada Mei tahun ini, sebanyak 180 juta orang mengunjungi situs Google termasuk YouTube. Angka ini memang lebih besar dari Facebook yang dikunjungi 157,2 juta orang. Namun, para Facebooker rata-rata menghabiskan waktu 375 menit. Adapun pengunjung Google hanya menghabiskan waktu 231 menit.

Google+ (Google Plus) Telah melakukan pemanasan dengan cara menebar +1 button beberapa bulan yang lalu di setiap hasil pencarian search engine dimana pengguna pada saat melakukan pencarian dalam keadaan login di gmail baru fitur ini dapat terlihat.

Manajemen menawarkan sedikitnya empat fitur yang menjadi andalan mereka :

1. Circles. Fungsi ini bisa digunakan untuk memasukkan nama-nama teman ke dalam grup dan pengguna bisa berbagi konten dengan format berbeda di dalam lingkaran pertemanan ini.

2. Hangouts. Ini adalah layanan conference lebih dari dua orang dengan video call.

3. Huddle. Layanan ini menyediakan grup-grup di jejaring ini untuk mengirim pesan instan.

4. Sparks. Fitur ini menghubungkan individu dalam jaringan ini kepada orang-orang yang memiliki ketertarikan yang sama terhadap suatu hal.

Untuk mendaftar silahkan kunjungi http://plus.google.com